Monthly Archive September 2016

ByAdmin

PDI Memberi Bantuan Renovasi Rumah untuk Songa

Bantuan untuk renovasi rumah reyot bocah songa Plumpang, Jakarta Utara akan diberikan oleh PDIP. Segala baha-bahan yang diperlukan sudah disiapkan untuk proses renovasi yang akan segera dilakukan.

Ady Widjaja selaku ketua DPD PDIP DKI mengatakan bahwa akan mengunjungi tempat tersebut pada hari minggu (18/9) dan memantau apa saja yang perlu dibantu. Karena orang Indonesia banyak yang kesusahan. Ia ingin melihat mengapa hingga diberitakan wartawan luar negri dan disana sudah ada bendera PDI Perjuangan yang sangat besar. Ternyata memang bapak dari bocah songa tersebut adalah kader dari PDI. Semampunya akan dibantu rumah dari bocah tersebut. PDI tidak membantu dengan uang tetapi dibantu untuk memperbaiki rumah tersebut agar tidak rubuh.

Ady terjun langsung untuk melihat rumah Songa. Ia mengatakan bahwa rumah tersebut akan mulai di renovasi dua hari lagi dan selama dalam proses renovasi, keluarga akan dicarikan rumah kontrakkan untuk ditinggali sementara. Pintu lipat PVC

Dia juga menyatakan bahwa akan memanfaatkan jasa para tetangga Songa untuk membangun rumah dan dana renovasi dihimpun dari pengurus PDIP DKI. Ia juga tidak ikut campur soal dana yang dikumpulkan , PDI akan memperbaiki sesuai kemampuan, kalau keluarga Songa tersebut mendapat uang ia rasa untuk membeli perabotan dalam rumah saja.

ByAdmin PDI

PDI Perjuangan Kawal Pemerintah Dalam Bidang Kesehatan, Anak dan Perempuan

Sebagai partai nasionalis, PDI Perjuangan menegaskan untuk memastikan, mengawal, mengarahkan dan mengamankan berbagai kebijakan politik dari pemerintah secara nasional dan juga daerah. Terkhusus hal ini untuk bidang (smart detox energy) kesehatan, anak dan perempuan.

DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak menggelar Rapat Koordinasi Bidang (Rakorbid), pada Sabtu (26/11/2016) kemarin. Hal ini dilakukan dalam rangkaian kerja partai untuk peningkatan efektifitas dan koordinasi pelaksanaan program partai. Rapat ini mengundang 34 DPD provinsi se-Indonesia dan juga DPC.

Sri Rayahu selaku ketua DPP Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak mengatakan, pada minggu (27/11/2017) “Pelaksanaan Rakorbid, bertepatan dengan momentum Hari Penghapusan Kekerasan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 25 November, sehingga struktur partai dapat memperkuat kapasitasnya untuk mendukung kebijakan Negara khususnya perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan,”.

Menurutnya, ini merupakan momen penting sebagai penegasan dan kesiapan dari DPP, DPD, DPC dalam mengawal program partai yang konsisten untuk mendorong lahirnya berbagai kebijakan untuk melindungi perempuan, anak dan kaum marjinal. Selain itu, Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDI Perjuangan, memberikan amanat tentang pentingnya kebersamaan supaya melahirkan UU Penghapusan Kekerasan Seksual dengan segera.

Ia dalam keterangan persnya berujar “Amanat inilah yang akan dilaksanakan seluruh struktur dan petugas partai untuk membuktikan bahwa Negara hadir bagi rakyatnya. RUU Penghapusan Kekerasan Seksual telah terdaftar dalam Prolegnas DPR 2016, DPP PDI Perjuangan dan Fraksi DPR PDI Perjuangan telah mengeluarkan instruksi agar pembahasan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dapat segera dilaksanakan di DPR RI,”

Sri juga mengungkapkan bahwa rakorbid DPP PDI Perjuangan dilaksanakan sebagai bentuk konsolidasi kekuatan internal partai agar implementasi kebijakan pemerintah yang pro rakyat segera terlaksana.

“Rakorbid menjadi sosialisasi dan arahan, dialog dan serta tindak lanjut instruksi partai terkait bidang Kesehatan Perempuan dan Anak,” jelasnya.

Bahasan materi dalam konsolidasi yang telah dilakukan yakni tentang Pelayanan Kesehatan Nasional yang disampaikan oleh Direktur Kepesertaan BPJS dan Menteri Kesehatan. Selanjutnya Regulasi Pemeritah Pusat dan Daerah menjadi turunan dalam pelaksanaan UU yang terkait dengan perlindungan perempuan dari berbagai kekerasan.

Selain daripada itu, pembahasan juga mengenai Perempuan dan Budaya yang fokusnya adalah kekuatan perempuan dalam Revolusi Mental, hal ini disampaikan oleh Dirjen Kebudayaan. Sinergi partai dengan kelompok masyarakat untuk melindungi perempuan dan anak dari kekerasan melalui fungsi P2TP2A dan relawan kesehatan juga dibahas. Terakhir, ada bahasan tentang rencana tindak lanjut, rekomendasi Rakorbid dan instruksi partai tentang Bidang Kesehatan Perempuan dan Anak.