Monthly Archive September 2017

ByAdmin

Waktu Ngopi Bareng, Sekjen PDIP Gus Ipul Mengatakan: Jatim Sangat Penting!

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ngopi bareng Wakil Gubernur Jawa Timur yang hendak maju pada Pilkada Jatim 2018. Hasto menyebut Jawa Timur punya makna khusus dan penting bagi PDIP. Ngopi bareng itu digelar di Posko relawan Gotong Royong, Bulak Banteng, Surabaya, Jatim, Jumat (1/9/2017). Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi dan simpatisan partai lainnya hadir dalam acara perayaan Idul Adha dan ucapan syukur HUT RI Ke-72 itu.

Sebelum acara dimulai, Hasto menonjol menuangkan kopi ke gelas dan menyerahkannya kepada Gus Ipul. Selama acara, keduanya juga merasakan lantunan musik juga lawakan yang dibawakan oleh komedian Jadi Gala Jabu. Dalam lawakannya, Jadi memberikan guyonan berupa kepanjangan nama Gus Ipul. “Ipul artinya Insya Allah PDIP Pasti Unggul,” celetuk komedian tersebut yang disambut dengan gelak tawa peserta yang hadir.

Hasto mengatakan, kehadiran Gus Ipul dalam acara itu merupakan wujud persatuan dengan rakyat. Hasto juga memuji Ipul sebagai sosok yang berprinsip.

Baca juga: Politisi PDIP Minta DPR Panggil KPU Terkait Larangan Pakai Gambar Soekarno

“Kita berterima kasih juga Gus Ipul datang ke sini dan menyatu dengan kita bersama. Karena Gus Ipul punya janji, bagaimana prinsip-prinsip Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan musyawarah mufakat untuk kesejahteraan rakyat betul-betul diciptakan di Jawa Timur,” kata Hasto dalam sambutannya.

Berdasarkan Hasto, Gus Ipul telah meregistrasikan diri sebagai kader partai PDIP dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur tahun 2018 mendatang. Melainkan, siapa yang akan diusung PDIP akan diputuskan oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Distributor Kopi Hijau

“Tentu saja Gus Ipul mempunyai niat baik dan sebuah kesadaran untuk membangun persaudaraan dengan PDIP. Dari aspek kesejarahan kita tahu semenjak zaman Bung Karno, beliau amat dekat dengan tokoh-tokoh Nahdatul Ulama. Dengan demikian layak dengan peran yang betul-betul penting dari NU maka kami akan berkonsultasi khususnya dulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hasto membeberkan, DPP PDIP belum mengambil keputusan siapa yang akan dicalonkan oleh partai berlambang banteng tersebut. Hasto mengakui Jawa Timur yakni bagian yang betul-betul penting bagi partainya.

“Jawa Timur amat penting. Bung Karno lahir, menggembleng dirinya dengan penuh dedikasi di Surabaya. Beliau bersekolah di rumah Haji Oemar Said Cokroaminoto,” tuturnya.

Dalam pengusungan calon Gubernur Jawa Timur dari PDIP, berdasarkan Hasto, partainya akan mengerjakan konsolidasi dan memperdengarkan usul dari berbagai pihak.

“Tanggal 10 nanti diharapkan Ibu Megawati akan datang untuk mengerjakan konsolidasi partai. Bapak Ahmad Basarah sebagai wakil sekjen akan diutus untuk datang ke kiai-kiai sepuh Nahdatul Ulama dan bersua ditemani oleh Bapak Kusnadi, guna memohon doa dan juga minta masukan dari para kiai sepuh hal yang demikian. Selain itu, kami juga mendengarkan usulan dari masyarakat dan internal partai,” pungkasnya.

Sumber: