Author Archive Admin

ByAdmin

PDIP Kota Malang: Obral Hadiah Umroh & Launching Cawali

Hadiah umroh diobral oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Malang demi mencari simpati masyarakatnya. Hadiah tersebut adalah umroh ke tanah suci yang disampaikan saat PDIP menggelar jalan sehat dan tanam pohon bersama. Partai tersebut adalah partai yang melaunching pasangan cawali Sri Rahayu-Priatmoko Utomo (SR-MK).

Dua warga Kota Malang yang beruntung mendapatkan hadiah umroh ke Tanah Suci Mekkah itu adalah Ny Kana, warga Jalan Supriyadi, Sukun dan Bu Sujiati, warga Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kaget adalah perasaan yang dapat menggambarkan keduanya ketika mendapatkan hadiah umroh. (paket umroh)

“Saya kaget dan amat bersyukur, karena saya tidak menyangka bisa dapat hadiah umroh dari PDIP. Saya sangat berterima kasih kepada Bu Sri Rahayu yang telah memberikan hadiah umroh ini,” ujar Sujiati penuh haru dengan mata berkaca-kaca.

Agar warga Kota Malang menjadi lebih baik dan sejahtera. Wanita berjilbab ini akan mendoakan pasangan SR-MK di tanah suci agar kelak dapat menjadi pemimpin Kota Malang yang arif dan bijaksana.

Kanah juga mengungkapkan pengakuan yang senada, pedagang gorengan ini tak kuasa menahan haru ketika mendengar bahwa ia mendapatkan hadiah umroh. www.biayaumroh.org

“Saya hanya bisa berterima kasih dan tidak dapat mengucapkan apa-apa. Semoga Bu Yayuk dan Pak Moko menjadi pemimpin di Kota Malang,” kata Kanah dengan topi merahnya.

Sri Rahayu segera mengamini hal tersebut. “Apa yang diterima oleh Sujiati dan Kanah tersebut adalah berkah dari Allah,” tegasnya. “Bagi yang belum berkesempatan mendapat hadiah, semoga diberi kesehatan dan rezekinya lancar. Sehingga dapat memilih pemimpin yang baik dan memberikan kedamaian,” tambahnya.

“Terima kasih atas dukungan dan suport dari seluruh warga Kota Malang, tanpa dukungan dan suport dari warga maka seorang pemimpin tidak akan mempunyai arti apa-apa,” ujar Sri Rahayu.

“Simpatisan dan puluhan ribu kader PDIP Kota Malang sangat kompak,” tegas Eddy Rumpoko sebagai Plt Ketua DPC PDIP Kota Malang.

Ini adalah wujud dari kekompkan dan keeratan persatuan dan kesatuan di antara kita. Terima kasih atas antusiasnya dalam memberikan dukungan.

“Selamat bagi para pemenang dan peraih hadiah dalam jalan sehat. Bagi yang belum mendapat hadiah semoga rezekinya melimpah dan sehat selalu,” tambahnya.

Sri Untari, Ketua Tim Sukses pasangan SR-MK juga mengungkapkan doa senada. Menurutnya jumlah peserta jalan sehat yang mencapai puluhan ribut benar-benar di luar dugaan.

Hadiah dari jalan sehat kali ini memang cukup menarik. Tidak hanya umroh, lima sepeda motor juga turut menghiasi acara jalan sehat kali ini.

ByAdmin

HUT PDIP ke-44 dan Kehadiran Ribuan Kader PDI-P Surabaya Rayakan Pernikahan Whisnu

Ribuan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Surabaya, Jawa Timur merasakan dua kebahagiaan sekaligus. Ribuan Kader ini menggelar syukuran ulang tahun ke-44 PDIP, tak hanya itu mereka juga merayakan pernikahan Ketua DPC PDIP Surabaya, Whisnu Sakti Buana.

Selasa (10/1), Dengan disaksikan oleh Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jawa Timur, Whisnu mengucap ijab kabul didampingi kakak kandungnya Jagad Hari Seno, kepada Dini Syafariah Endah di hadapan penghulu. Proses akad nikah di Masjid Agung Al Akbar Surabaya itupun berjalan khidmat.

“Merdeka, PDI Perjuangan, Mega..Mega..Mega,” teriak Whisnu membuka pidatonya dengan masih mengenakan pakaian pengantin.

Ketua PDIP Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang baru melangsungkan pernikahan (souvenir pernikahan) langsung memimpin HUT PDIP sekaligus mengkritik arak-arakan simpatisan yang menyebabkan kemacetan.
Dengan mengenakan seragam merah, pasangan Whisnu-Dini diarak oleh ribuan kader PDIP mulai dari Masjid Agung Al Akbar menuju Kantor DPC PDIP di Jalan Kapus untuk merayakan HUT ke-44 PDIP. Mereka menempuh rute dari Masjid Agung Al Akbar menuju Jalan A Yani, Jalan Darmo dan Jalan Kapus. Arak-arakan dilakukan dengan berjalan kaki sambil menuntun kendaraan.

Sesampainya di Kantor DPC PDIP Surabaya, mereka langsung menggelar Senandung Doa Bersama untuk memperingati HUT partai. Usai mendengar pidato Whisnu, tak lupa mereka juga menggelar potong tumpeng  yang berlangsung cukup heroik.

“Hari ini, kita merayakan ulang tahun PDI Perjuangan ke 44. Hari ini juga, adalah hari kebahagiaan saya bersama istri. Hari ini saya berani menyebut istri, karena pagi tadi sudah resmi. Seperti janji kita, kita akan memerahkan Surabaya. Kalau saat ini kita masih punya kursi 15 (DPRD Surabaya), di 2019 kita akan rebut 30 kursi,” harap Whisnu.

Untuk bisa mewujudkan mimpi itu, lanjut Whisnu, PDIP harus hadir untuk rakyat. “Kita harus memikirkan kepentingan rakyat Surabaya, sehingga rakyat juga ikut mengayomi PDI Perjuangan untuk bisa merebut 30 kursi. Hari ini, di Jakarta kita juga merayakan HUT PDI Perjuangan, dan melakukan Rakernas,” katanya.

Whisnu berjanji akan ikut memerahkan Jakarta, dengan mendatangkan ribuan kadernya dari Surabaya. Karena di bulan Juni 2017, PDIP akan menggelar Parade Budaya.

“Kita akan memerahkan Jakarta. Kita akan bawa 62 bus menuju Jakarta saat Parade Budaya digelar. Kita buktikan kalau kita bisa memerahkan Jakarta,” teriaknya penuh semangat.

Patut diketahui bahwa setelah hampir 10 tahun menjadi duda. Karena kecintaannya terhadap partai yang telah membesarkan namanya, Whisnu pun menggelar acara pernikahannya dengan Dini bertepatan dengan HUT ke-44 PDIP. Whisnu yang dari pernikahan pertamanya dikaruniai dua anak itu, melamar teman semasa SMP-nya, yaitu Dini Syafariah Endah.

ByAdmin

PDIP Kawal Pemerintah di Bidang Kesehatan, Anak dan Perempuan

PDI Perjuangan sebagai partai ideologis menegaskan akan terus berjuang untuk mengawal, mengamankan, mengarahkan dan memastikan kebijakan politik pemerintah daerah dan nasional terkait dengan kesehatan, anak dan perempuan.

Oleh karena itu, pada hari Sabtu (26/11) kemarin Rapat Koordinasi Bidang (Rakorbid) diselenggarakan oleh DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak.

Dalam rangka kerja partai untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas pelaksanaan program partai.Sebagai rapat yang diperluas dengan mengundang 34 DPD se-provinsi Indonesia dan perwakilan daerah prioritas DPC, baik Kabupaten maupun Kota.

Sri Rahayu sebagai Ketua DPP Bidang Kesehatan (Toko Herbal Jakarta), Perempuan dan Anak menegaskan “Pelaksanaan Rakorbid, dilaksanakan pada tanggal 25 November bertepatan dengan momentum Hari Penghapusan Kekerasan Sedunia. Sehingga diharapkan struktur partai dapat memperkuat kapasitanya untuk mendukung kebijakan Negara khususnya dalam perlindungan perempuan dan anak dari kasus kekerasan,” Minggu (27/11/2016).

Momen penting ini menegaskan dan kesiapan DPP, DPD, DPC dalam mengawal dan mengimplementasikan program partai yang konsisten mendorong lahirnya kebijakan perlindungan perempuan, anak, dan kaum marginal.

Terlebih lagi, Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri juga mengamanatkan pentingnya upaya kita bersama untuk segera melahirkan UU Penghapusan Kekerasan Seksual.

“RUU Penghapusan Kekerasan Seksual telah terdaftar dalam Prolegnas DPR 2016, DPP PDI Perjuangan dan Fraksi DPR PDI Perjuangan sendiri telah mengeluarkan beberapa instruksi agar pembahasan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dapat segera dilaksanakan di DPR RI. Amanat inilah yang akan dilaksanakan seluruh struktur dan petugas partai untuk membuktikan bahwa Negara hadir bagi rakyatnya.,” ujarnya.

Terkait dengan Rakorbid DPP PDI Perjuangan, “Hal itu untuk mengkonsolidasikan kekuatan internal partai agar implementasi kebijakan pemerintah yang pro rakyat dapat dilaksanakan,” Tegas Sri.

Sri menegskan bahwa Rakorbid menjadi sosialisasi dan arahan, dialog dan serta tindak lanjut instruksi partai terkait bidang Kesehatan Perempuan dan Anak.

Pelayanan Kesehatan Nasional yang disampaikan oleh Menteri Kesehatan dan Direktur Kepesertaan BPJS adalah materi yang dibahas dalam konsolidasi yang telah dilakukan. Kemudian Regulasi Pemerintah Pusat dan Daerah yang menjadi turunan pelaksanaan Undang-undang terkait perlindungan perempuan dari kekerasan.

Dibahas pula Perempuan dan Budaya dengan fokus kekuatan perempuan dalam Revolusi Mental yang disampaikan oleh Dirjen Kebudayaan. Tak ketinggalan pula sinergi partai dengan kelompok masyarakat untuk perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan melalui fungsi P2TP2A dan relawan kesehatan yang ikut dibahas.

Dan terakhir adalah soal rencana aksi tindak lanjut, rekomendasi Rakorbid dan instruksi partai terkait Bidang Kesehatan Perempuan dan Anak.

 

ByAdmin

PDI Memberi Bantuan Renovasi Rumah untuk Songa

Bantuan untuk renovasi rumah reyot bocah songa Plumpang, Jakarta Utara akan diberikan oleh PDIP. Segala baha-bahan yang diperlukan sudah disiapkan untuk proses renovasi yang akan segera dilakukan.

Ady Widjaja selaku ketua DPD PDIP DKI mengatakan bahwa akan mengunjungi tempat tersebut pada hari minggu (18/9) dan memantau apa saja yang perlu dibantu. Karena orang Indonesia banyak yang kesusahan. Ia ingin melihat mengapa hingga diberitakan wartawan luar negri dan disana sudah ada bendera PDI Perjuangan yang sangat besar. Ternyata memang bapak dari bocah songa tersebut adalah kader dari PDI. Semampunya akan dibantu rumah dari bocah tersebut. PDI tidak membantu dengan uang tetapi dibantu untuk memperbaiki rumah tersebut agar tidak rubuh.

Ady terjun langsung untuk melihat rumah Songa. Ia mengatakan bahwa rumah tersebut akan mulai di renovasi dua hari lagi dan selama dalam proses renovasi, keluarga akan dicarikan rumah kontrakkan untuk ditinggali sementara. Pintu lipat PVC

Dia juga menyatakan bahwa akan memanfaatkan jasa para tetangga Songa untuk membangun rumah dan dana renovasi dihimpun dari pengurus PDIP DKI. Ia juga tidak ikut campur soal dana yang dikumpulkan , PDI akan memperbaiki sesuai kemampuan, kalau keluarga Songa tersebut mendapat uang ia rasa untuk membeli perabotan dalam rumah saja.

ByAdmin

Penjual Kaos “Tolak Ahok” Menjajaki Upacara Kemerdekaan PDI Perjuangan

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-71 Republik Indonesia di kantor DPP PDI Perjuangan, di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (17/8/2016). Upacara tersebut dihadiri oleh salah satu pedagang kaos penolakan terhadap Gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Kaos tersebut dijual seorang pedagang kepada kader PDI Perjuangan yang hadir dalam upacara tersebut. Pedagangnya, L, mengaku bukanlah kader PDI Perjuangan.

Namun, dia mengakui bahwa sebagian baju “Tolak Ahok” tersebut dibuat olehnya. Sebagian lagi ada orang PDI Perjuangan yang membuat.

L menjual kaos (Jasa Sablon) di pintu masuk tempat upacara seberang DPP PDI Perjuangan. Sesekali ia menawarkan barang dagangannya tersebut kepada kader yang lewat.

“Kaos… kaos… Nohok,” seru L, di lokasi, Rabu pagi.

Pada bagian depan, kaos “Tolak Ahok” itu bertuliskan “Gerakan Aksi Tolak Ahok for Jakarta”. Belakang kaos bertuliskan “Kami Butuh Pemimpin yang Mengedepankan Kultur Kesopanan Bukan Sistem Penjajahan”.

Kaos yang dijual ini cukup menarik perhatian sejumlah kader PDI Perjuangan. Karena ada pula yang meminta difoto bersama L dan kaos dagangannya.

“Buat di Facebook nih,” kata salah satu kader PDI Perjuangan.

L membawa empat lusin kaos “Tolak Ahok”. Dengan harga satuannya dijual Rp 40.000.

Sejumlah tokoh PDI-P akan menghadiri upacara kemerdekaan oleh PDI Perjuangan ini. Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto akan bertindak selaku inspektur upacara. Sejumlah perlombaan dan penyerahan hadiah pun dilanjutkan seusai upacara. 

ByAdmin

PDI Perjuangan Adakan Pasar Murah di Jakarta

Menjelang lebaran tahun ini, PDIP menggelar operasi di beberapa pasar di daerah DKI Jakarta. Operasi pasar kali ini disambut dengan meriah oleh masyarakat DKI Jakarta.

DPR PDI Perjuangan, yang merupakan Ketua Badan Pemberdayaan Ekonomi Keryaktar Pusat PDIP Effendi Sianipar membantu dalam melayani warga-warga yang membeli bahan kebutuhan pokok saat digelar pasar murah PDI Perjuangan yang bertajuk Sembako Murah untuk Rakyat di Lapangan Parkir DPP (PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2016). (Harga Mukena Al Gani)

Pasar murah yang diadakan saat menjelang Idul Fitri ini adalah bentuk komitmen PDI Perjuangan dalam membantu masyarakat kalangan menengah kebawah, hal ini sangat membantu mereka dalam mendapatkan bahan pokok murah seperti gula, beras, minyak goreng, dan daging.

Selain itu, operasi pasar murah juga ikut diadakan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Operasi pasar yang diadakan PD Pasar Jaya dari beberapa hari lalu telah disambut antusias oleh masyarakat banyak.

Bahkan beberapa bahan pokok, seperti tepung terigu dan gua pasir menjadi incaran terbanyak menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Humas PD Pasar Jaya mengatakan bahwa saat ini bahan pokok tepung terigu dan gula pasir terbagi menjadi dua komoditi favorit. Hal ini tentu diluar perkiraan, karena di awal awalnya operasi pasar yang digelar hanya untuk menekan harga daging yang melonjak naik.

“Sejauh ini semua masyarakat antusias pada operasi pasar yang digelar, hal ini bisa dilihat dari penjualan yang dihasilkan dalam sehari juga sangat baik. Apalagi beberapa komodoti seperti tepung dan gula menjadi incaran terbanyak warga” tutur Gatra, Jumat (1/7)

Banyaknya tepung dan gula yang menjadi incaran warga disebabkan karena masyarakat banyak yang akan membuat kue Jelang Hari Raya Idul Fitri. “Mungkin masyarakat akan membuat kue sehingga komoditi tepung dan gula banyak yang membeli. Padahal awalnya kami mengira daging menjadi incaran arena saat ini harganya masih mahal,” sambungnya.

Operasi pasar yang digelas PD Pasar Jaya akan terus berlangsung sampai tanggal 17 Juli. Operasi pasar ini dilakukan disejumlah lokasi Jakarta yang sudah ditentukan.

Sekedar Informasi saja, harga tepung terigu yang di jual pada operasi pasar tahun ini adalah 14 ribu per kilogram dari yang sebelumnya 16 ribu. Gula pasir yang diual seharga Rp 8500 per kilogram dari yang sebelumnya Rp 10 ribu per kilogramnya.

ByAdmin

Menteri Susi Ajak Masyarakat Indonesia Makan Ikan Sebab Daging Mahal!

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti terus menggaungkan kampanye gemar makan ikan kepada semua masyarakat Indonesia.

Masyarakat dipinta beralih mengonsumsi ikan segar di dikala harga daging sapi dan ayam mahal di pasaran. Tujuannya demi kesehatan serta meningkatkan konsumsi ikan, seperti kebanyakan warga Jepang dan Korea.

“Harga daging sapi lagi mahal sekali Rp 120 ribu-Rp 130 ribu per kg, jadi saya meminta kepada segala masyarakat Indonesia untuk gemar makan ikan. Harga ikan tengiri segar paling mahal Rp 60 ribu per Kg, jadi beli daging 1 kg bisa bisa 2 kg ikan tengiri. Ikan bahkan jauh lebih sehat dibanding daging,” ucap Susi ketika acara Puncak Pasar Ikan Murah di Pekarangan Parkir Sarinah Thamrin, Jakarta, Pekan (26/6/2016).

Menurut Menteri Susi, ikan mengandung protein hewani dan omega yang benar-benar bagus bagi pertumbuhan anak. Kolesterol pada ikan malah ramah alias tak berbahaya untuk kesehatan tubuh. Jika generasi muda tumbuh sehat dan pandai, maka Indonesia bisa menjadi negara besar serta sanggup bersaing di pasar ASEAN dan dunia.

Baca juga: Politikus PDI Perjuangan: Indonesia Sudah Lama Tak Menggunakan Jasa Lobi Dari Amerika

“Ikan betul-betul baik untuk perkembangan otak, karena kita perlu orang-orang trampil agar bangsa Indonesia bisa berkompetisi di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) ataupun tingkat globalisasi. Jika kita bodoh dan pelan dalam sistem berdaya upaya, kita bisa tertinggal atau disalip dengan bangsa lain,” terang dia.

Paling penting juga, Susi menambahkan, Indonesia patut meningkatkan konsumsi ikan dari dikala ini 40 Kg setahun menjadi 70 Kg-80 Kg per tahun, seperti Jepang dan Korea, di mana warganya gemar mengkonsumsi ikan segar.

“Jadi mulai kini menu makan di rumah diganti ikan dan telur, sebab daging amat mahal sekali. Kita ingin ikan-ikan di Indonesia dikonsumsi warga Indonesia,” harap Menteri Susi.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar acara Puncak Pasar Ikan Murah di pelataran parkir Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat semenjak pagi ini. Bekerjasama dengan instansi terkait, bazar ikan murah telah dikerjakan di seluruh wilayah DKI Jakarta semenjak 14 Juni lalu sampai saat ini.

Rincian letaknya di Pasar Grogol, pasar Tomang Barat, pasar Palmerah, Johor Baru, Pondok Labu, pasar Pekan, pasar Perumnas, pasar Kramat Jati, pasar Sunter, pasar Rawa Badak dan pasar Koja.

Bazar ikan murah malahan digelar di beberapa provinsi di Indonesia, diantaranya Jawa Timur, Lampung, Kalimantan Selatan, Jambi, Jawa Barat, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, NTT, DI. Yogyakarta, Banten Papua dan Bangka Belitung.

Pasar ikan murah menyajikan beragam macam ikan segar dengan harga murah, seperti tuna Rp 30 ribu per Kg, serta ikan lainnya dari mulai Rp 5.000 per 500 gram hingga Rp 60 ribu per Kg.

“Dijual pula ikan tuna sirip kuning (yellow fish) Canned Sardines Manufacturing Process  yang didatangkan langsung dari wilayah Timur Indonesia dengan berat 60 Kg atau sebesar tubuh si kecil. Dibanderol seharga Rp 60 ribu per Kg. Sekiranya untuk ekspor ke Jepang, Amerika Serikat, harganya menempuh Rp 150 ribu per Kg,” kata salah satu penjual yang ogah diceritakan namanya itu. (Fik/Ndw)

 

Sumber: https://www.liputan6.com/bisnis/read/2540190/daging-mahal-menteri-susi-ajak-rakyat-ri-makan-ikan

https://www.cannedtunamanufacture.com/

ByAdmin

Rayakan Hari Ulang Tahun PDIP: Bakar dan Makan Ikan bersama Warga

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-43 tahun, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) menggelar beberpa kesibukan sosial. Salah satunya merupakan aksi bakar ikan atau yang disebut dengan Festival Bahari Nusantara (FBN).

Kesibukan tersebut dilaksanakan tak hanya dengan kader partai saja, melainkan juga dilibatkan masyarakat yang dijalankan di Kantor PDI Perjuangan, GOR Agus Salim, Padang, Pekan (8/5). Kesibukan ini bahkan secara serentak digelar di segala pelosok nusantara, bagus ditingkat DPP, DPW dan DPC.

Baca juga: Kantor PDIP Pusat Diponegoro Sangat Nyaman dengan Interior Yang Modern

Seperti yang dikerjakan DPC PDI Perjuangan Kota Padang. Semenjak Minggu (8/5) pagi, seluruh kader, simpatisan dan warga menonjol sibuk melaksanakan aksi bakar ribuan ikan di halaman kantor DPC PDI Perjuangan. Setelah itu, dilanjutkan dengan makan bersama dengan masyarakat. Yellowfin Tuna Wholesale

Ketua DPC PDI Perjuangan, Albert Hendra Lukman mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut hari kelahiran Soekarno pada 1 Juni akan datang dan HUT PDI Perjuangan yang ke-43. “Saya mengharapakan ke depan, PDI Perjuangan kian kuat dan kian dicintai masyarakat,” harapnya.

Sumber Referensi:

ByAdmin

Abrahm Samad – PDIP Bertemu di Apartemen Elit

PDIP sebut Abraham Samad telah melakukan pertemuan degan petinggi partai mereka pada bulan Februari-Mei 2014. Ini sebagai bentuk lobi untuk dapat menjadi calon wakil presiden bagi Joko Widodo dalam Pemilu Presiden.

Pertemuan tersebut, sebagaimana disebutkan oleh Hasto, berlangsung di The Capital Residence yang berlokasi di kawasan elite Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta. Apartemen Jakarta itu memiliki tiga tower. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto pun mengajak media, Kamis (22/1), mendatangi lokasi pertemuan petinggi PDIP dengan Samad, Februari 2014.

Hasto lebih dulu menggelar konferensi pers di tempat terpisah, lalu setelahnya mendatangi apartemen itu. Dalam jumpa pers tersebut, dia membeberkan pertemuan antara Samad dengan petinggi dua partai politik, yaitu PDIP dengan NasDem. Pertemuan tersebut membicarakan mengenai potensi pencalonan Samad untuk mendampingi Jokowi.

Pertemuan tersebut telah dibantah Samad dalam keterangannya. “Tidak benar itu,” kata Samad lewat pesan singkat.

Hasto menyayangkan bantahan Samad tersebut. Menurut Hasto, tim sukses Samad juga telah dibentuk untuk mengantar sang Ketua KPK menuju kursi RI 2 guna mendampingi sang RI 1.

Hasto mengklaim Samad melakukan pertemuan intens ketika partai besutan Megawati Soekarnoputri itu tengah mempertimbangkan calon wakil presiden bagi Jokowi. Ada sebanyak enam kali pertemuan antara PDIP dengan Samad yang dimulai pada Februari 2014.

“Secara resmi Jusuf Kalla menjadi calon wapres (Jokowi), Pada 19 Mei 2014, sebelum batas akhir pencalonan capres, . Itu suatu keputusan politik dengan memperhatikan relaitas politik bahwa PDIP harus meraih 25 persen kursi,” kata Hasto.

Dalam internal Partai NasDem, nama Samad dan Jusuf Kalla saat itu memang menjadi calon kuat untuk mendampingi Jokowi. Namun partai politik Koalisi Indonesia Hebat (KIH) akhirnya memutuskan untuk mencalonkan JK.

Langkah Samad untuk menjadi orang nomor dua di negeri ini pun sirna. Hasto lantas menginformasikan keputusan partai kepada Samad. “Saya cerita dengan Abraham, dan dia katakan ‘Ya, saya tahu. Saya sudah melakukan penyadapan dan yang menyebabkan saya gagal adalah Saudara BG,’” ujar Hasto menirukan ucapan Samad kala itu. (rdk/agk)

ByAdmin

Mantan Istri Rhoma Irama: Angel Lelga Seorang Kolektor Tas, Kini Nyaleg?

Pemilihan Legislitif 2014 bertabur artis. Bagaimana tidak, 12 partai politik peserta Pemilu, masing-masing mempunyai calon member DPR dari dunia hiburan. Salah satunya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mengusung penggiat seni seksi Angel Lelga.

Angel Lelga memang berniat menjadi member DPR. Pelantun lagu “Aku Tidak Suka Dangdut” itu berkeinginan membetuli citra DPR, yang terlanjur buruk di masyarakat. Selaras dengan harapan Angel, PPP juga sudah menyiapkan bangku di Komisi VIII DPR bidang agama.

“Kalau jadi, kemungkinan besar di Komisi VIII, IX (bidang kesehatan dan kekuatan kerja), X (bidang olahraga),” kata Tim Penjaringan Calon Legislatif PPP, Achmad Dimyati Natakusuma sebagian waktu lalu.

Semasa menggeluti dunia hiburan, Angel Lelga sempat menjadi seniman kontroversi berkaitan pernikahan sirinya dengan Raja Dangdut Rhoma Melodi. Peristiwa berawal di tahun 2003 silam, ketika Angel diketahui publik sedang berduaan bersama Rhoma di dalam apartemen pribadinya.

Baca juga: Komisi III Dinilai Kurang Respon Soal Proyek Drainase, Ini Tanggapan Fraksi PDI Perjuangan

Kala itu Rhoma beralasan cuma memberikan bimbingan dan petuah, agar menghindarkan Angel dari lembah kenistaan. Walaupun keduanya berada di apartemen pada waktu malam sekitar pukul 23.00 WIB hingga dini hari.

Tak lama dari kejadian tersebut, Angel Lelga secara terbuka mengakui memiliki kekerabatan spesial dan telah menikah siri dengan si Raja Dangdut. Sayangnya pernikahan “di bawah tangan” mereka harus kandas di tengah jalan, karena Rhoma akhirnya menceraikan Angel setelah hubungan keduanya dikenal publik.

Angel juga diketahui sebagai seniman bergaya hidup hedon. Setidaknya, hal itu diketahui dari hobinya sebagai kolektor ransel mahal. Janda Rhoma itu acap kali menjinjing ransel bermerek internasional di pelbagai acara yang didatangi.

Hingga sekarang, puluhan ransel bermerek telah ia koleksi di rumahnya. “Kini koleksi saya udah 50 tas Hermes,” kata Angel.

Harga ransel Hermes yang dimilikinya malah berjenis-jenis, mulai Rp 200 juta sampai Rp 800 juta. Angel mengaku tertantang mengoleksi tas mahal. Walaupun untuk perawatannya, wanita berbadan langsing ini tak segan pergi ke Singapura cuma untuk mencuci tas kesayangannya. Pabrik Tas Bandung

“Perawatannya 2 tahun aku selalu laundry di Singapura atau setiap habis gunakan saya bersihin lalu dimasukkan boks lagi dan senantiasa kena AC,” lanjutnya.

Sekarang, Angel bersiap meninggalkan dunia hiburan dengan mencalonkan diri menjadi wakil rakyat. Akhir-akhir ini Angel bahkan mulai merubah penampilannya, seperti mengenakan hijab.

“Saya telah siap lahir batin. Betul ini dunia yang baru buat aku, tetapi gampang-mudahan aku dapat mengikuti,” ujar Angel.

 

Sumber Referensi: