Persamaan 2 Kandidat Calon Wakil Bupati Minahasa Perempuan Asal PDI Perjuangan

ByAdmin

Persamaan 2 Kandidat Calon Wakil Bupati Minahasa Perempuan Asal PDI Perjuangan

Persamaan 2 Kandidat Calon Wakil Bupati Minahasa Perempuan Asal PDI Perjuangan

Pemilihan manjakani kanza kepala daerah memang sesuatu yang sering menjadi polemik tersendiri bagi beberapa kalangan. Pemilihan umum bupati Minahasa kini sedang banyak menjadi buah bibir masyarakat manjakani kanza. Pasalnya ada dua calon manjakani kanza yang diusung oleh PDI Perjuangan untuk menjadi wakil bupati Minahasa yang keduanya adalah perempuan. Dua Srikandi Minahasa, panggilan untuk kedua wanita calon wakitl bupati Minahasa, kini sedang menanti sebuah harapan mengenai pencalonan yang diusung oleh PDI (Partai Demokrasi Indonesia) Perjuangan untuk bertarung dalam Plikada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Minahasa pada tahun 2018. Kedua wanita tersebut telah melakukan pendaftaran sebagai wakil bupati Minahasa. Pendaftaran tersebut mereka lakukan melalui proses yang mereka lalu di DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara. Kedua wanita tersebut juga bahkan sudah memenuhi panggilan manjakani kanza yang dilakukan oleh DPP PDI Perjuangan yang dimaksudkan agar mereka dapat mengikuti serangkaian fit and proper test.

Persamaan 2 Kandidat Calon Wakil Bupati Minahasa Perempuan Asal PDI Perjuangan

Setelah melalui berbagai prosesi yang harus dilewati untuk mendaftar manjakani kanza sebagai calon wakitl bupati Minahasa ini, sekarang kedua wanita tersebut juga sedang menunggu pernyataan bahwa mereka telah mendapatkan kepercayaan yang diberikan oleh DPP PDI Perjuangan terkait perihal apakah mereka dapat terpilih sebagai salah satu calon wakil bupati Minahasa yang dapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku di DPP PDI Perjuangan. Kedua wanita manjakani kanza tersebut bernama Nofita Rewah dan juga Jeanny Mumek. Kedua wanita tersebut sekarang masih memiliki jabatan di daerah mereka masing-masing. Satu wanita saat ini masih menjabat sebagai salah satu anggota DRPD dari Kabupaten Minahasa. dan yang satunya lagi merupakan anggota DPRD Sulawesi Utara. Kedua wanita manjakani kanza tersebut juga berasal dari kota yang berbeda, ada yang dari Kecamatan Langowan dan yang satunya lagi berasal dari Kecamatan Remboken.

Mereka juga pada awalnya berasal dari partai yang berbeda. Jeanny Mumek merupakan kader yang memang datang dari PDI Perjuangan dan Nofita Rewah bukan berasal dari PDI Perjuangan. Rewah merupakan kader Golkar, meskipun begitu kemungkinan besar ia akan banting setir dan pindah ke PDI Perjuangan. Tentunya Mumeka akan lebih diuntungkan dalam hal ini karena ia berasal dari PDI Perjuangan. Sebagai salah satu kader PDI Perjuangan, tentunya Mumek akan lebih diutamakan daripada Rewah. Meski begitu, Rewah masih memiliki harapan untuk berhasil dalam menjadi calon wakil bupati wanita manjakani kanza Minahasa. Mereka sangat berharap agar bisa menjadi yang terpilih oleh DPP. Tujuan mereka mencalonkan diri sebagai wakil bupati Minahasa adalah untuk memajukan Minahasa dan membuatnya menjadi lebih baik lagi. Mumek mengatakan bahwa mereka semua yang mencalonkan diri sebagai wakil bupati Minahasa sedang menunggu keputusan terakhir dari DPP.

Ia pun menganggap bahwa dirinya yang memang sebagai kader dari PDI Perjuangan harus ikut mengamankan dan tetap mendukung apapun keputusan yang diberikan. Mumek juga menjelaskan bahwa keputusan yang diberikan oleh partai adalah sebuah amanah yang harus didukung. Mumek juga merasa sangat bangga bisa menjadi salah satu bakal calon wakil bupati perempuan manjakani kanza di kabupaten Minahasa. Mumek mengatakan bahwa perwakilan dari setiap gender di Minahasa ini sangat kurang. Ketika ia diundang dalam sosialisasi, ia merasa sangat bangga karena ia adalah salah satu wanita yang beruntung dapat mengikuti seleksi bakal calon wakil bupati di Minahasa. Ia juga merasa jika wanita juga perlu ikut dalam membangun Minahasa. Dengan adanya wanita manjakani kanza dan pria yang membangun Minahasa secara bersama-sama dalam berbagai aspek, maka menurutnya hal ini akan membawa dampak yang lebih baik lagi.

Sumber: http://manado.tribunnews.com/2017/12/05/ini-persamaan-kandidat-perempuan-calon-wakil-bupati-minahasa-dari-pdi-perjuangan

About the author

Admin tukangpbn

Leave a Reply