Tag Archive pdi perjuangan

ByAdmin

Awal Agustus 2018 PDI Perjuangan Umumkan Cawapres Jokowi

Awal Agustus 2018 PDI Perjuangan Umumkan Cawapres Jokowi

Grand Inna Beach di Sanur, Bali telah menjadi saksi Rakernas ketiga Partai PDI Perjuangan beberapa waktu lalu. Dihadiri oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri, Rakernas tersebut ditutup dengan hasil yang ditunggu-tunggu selayaknya PES 2018.

Awal Agustus 2018 PDI Perjuangan Umumkan Cawapres Jokowi

Pada pidato penutupan Rakernas tersebut, disebutkan pula rekomendasi tunggal untuk calon presiden periode mendatang oleh Rakernas ini. Dalam hal ini, Megawati menyebut nama Jokowi sebagai rekomendasi tunggal untuk diusung sebagai capres di Pemilu 2019-2024.

Hal tersebut nampaknya sudah banyak diduga oleh berbagai pihak. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah siapa yang akan mendampingi Jokowi sebagai calon wakil presiden? Hasto Kristiyanto selaku Sekjen (Sekretaris Jenderal) PDI Perjuangan turut ambil suara dalam hal ini.

Menurut Hasto, PDIP akan mengikuti tahap-tahap yang sudah ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU. Dan hal ini juga tidak lepas dari jadwal yang berdekatan untuk satu agenda dengan lainnya menjelang tahun politik di 2019 ini yang sudah dinantikan seperti PES 2018.

Baca juga: politisi pdip minta dpr panggil kpu terkait larangan pakai gambar soekarno

Hasto juga menambahkan bahwa keputusan politik partainya untuk mengusung Jokowi sebagai capres yang akan maju di Pemilu 2019 tentunya memberi dampak pada agenda pemilihan umum yang lainnya. Dalm hal ini, keputusan tersebut berdampak kepada strategi di Pilkada serta kandidat-kandidat yang akan dicalonkan sebagai anggota legislatif.

Dalam hal ini Hasto menyebutkan bahwa semua pergerakan yang akan dilakukan tentunya akan dibuat menjadi satu napas agar bisa sukses di pemilu mendatang. Atau dengan kata lain untuk memberikan dukungan sebaik-baiknya agar Jokowi dapat berhasil kembali dalam Pemilu 2019-2024 nanti.

Dan terkait dengan siapa yang akan mendampingi Jokowi yang tentunya menjadi isu panas seperti kehadiran PES 2018, pengumuman mengenai hal itu akan dilakukan pada awal bulan Agustus tahun ini. Hal ini sesuai dengan tahapan yang diberikan oleh KPU untuk masalah pengumuman cawapres.

Sebagai tambahan, KPU sendiri mengagendakan pendaftaran untuk pasangan capres dan cawapres pada 4 sampai 14 Agustus 2018. Dan hingga waktu yang sudah diagendakan KPU tersebut, pihaknya akan terus melakukan proses bersama partai politik lainnya dengan cara melakukan dialog politk dan sebagainya.

Dalam memilih calon yang tepat, aspirasi masyarakat juga menjadi salah satu faktor yang disebut-sebut paling dipertimbangkan dalam proses pengambilan keputusan nantinya. Selain aspirasi masyarakat, kebijakan internal serta dialog politik antar tokoh partai politik yang mengusung Jokowi juga menjadi faktor lain yang mendukung pengambilang keputusan.

Isu tentang Pemilu ini memang semakin memanas seperti kehadiran PES 2018. Apalagi jika sudah menyangkut Presiden serta Wakil Presiden yang merupakan pemimpin bangsa dan negara. Dengan harapan seluruh masyarakat dibahunya, tentu mengambil keputusan genting seperti ini perlu mengindahkan aspirasi dari masyarakat.

Pada kesempatan ini Hasto juga menyatakan bahwa pihaknya akan mencari pasangan yang paling baik untuk mendampingi Jokowi dalam Pemilu Presiden mendatang. Dalam hal ini, pasangan terbaik yang dimaksud adalah bukan hanya yang sesuai dengan kepentingan partai politik saja tetapi juga demi kepentingan bangsa serta negara Indonesia.

Karena itu perlu waktu dan proses untuk mencermati siapa yang paling cocok untuk mendampingi Jokowi dalam Pilpres mendatang tanpa melupakan aspirasi dan kepentingan masyarakat luas yang nantinya akan memilih.

Jadi untuk saat ini, sambil bermain PES 2018 kita bisa menunggu terlebih dahulu hingga dimunculkan nama Cawapres yang akan mendampingi Capres Jokowi dari parta PDIP di Pemilu 2019 mendatang.

Sumber: http://jateng.tribunnews.com/2018/02/25/pdi-perjuangan-umumkan-cawapres-jokowi-awal-agustus-2018

ByAdmin

PDI Perjuangan: Ada 7 Juta LGBT di Indonesia Apa Ini Akhir Zaman?

PDI Perjuangan: Ada 7 Juta LGBT di Indonesia Apa Ini Akhir Zaman?

Munculnya isu LGBT di Indonesia memang bukan kali ini saja terjadi. Dan pembuatan undang-undang terkait hal tersebut pun sudah menjadi buah bibir di kalangan masyarakat. Sembari menunggu hasil rancangan undang-undang tersebut, membaca buku zikir akhir zaman bisa menjadi solusi yang tepat agar kita tidak ikut terombang-ambing menghadapi kasus LGBT ini.

PDI Perjuangan Ada 7 Juta LGBT di Indonesia Apa Ini Akhir Zaman

Perilaku sesame jenis memang menjadi sorotan akhir-akhir ini. Menyikapi rencana pembuatan undang-undang terkait hal tersebut, Arteria Dahlan selaku anggota komisi III DPR RI dari partai PDI Perjuangan mengungkapkan bahwa pemerintah harus berhati-hati dan lebih cermat lagi dalam membuat rancangan KUHP terkait isu tersebut.

Saat ditemui di Senayan, Jakarta setelah RDPU atau Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi III DPR, Arteria menyebutkan bahwa menghindari persekusi adalah salah satu hal yang penting untuk diperhatikan saat membuat rancangan KUHP terkait dengan LGBT atau perilaku suka sesama jenis.

Arteria menambahkan kalau setidaknya ada kurang lebih 7 juta pelaku LGBT beridentitas atau ber-KTP Indonesia. Melihat angka tersebut, menurutnya perlakukan yang proporsional, adil dan juga berperikemanusian harus ditegakan. Seperti buku zikir akhir zaman yang membantu kita berperilaku lebih baik lagi di kehidupan kita.

Dalam hal ini sebagai salah satu orang di tim Perumus RUU KUHP mengenai LGBT ini, Arteria mengungkapkan bahwa terdapat tanggungjawab moral yang diemban dalam membuat undang-undang yang menyangkut LGBT ini. Karena itu perlu diperhatikan dengan cermat.

Arteria menyebutkan bahwa pihak dirinya tidak ingin ada sesuatu seperti persekusi yang dilakukan dengan mudahnya untuk mereka yang terjerat LGBT. Hal tersebut dikarenakan pihaknya ingin ada pembatasan untuk pidana kasus cabul sesama jenis.

Politikus Partai PDI Perjuangan ini juga menyebutkan bahwa pembatasan dalam hal pemidanaan pelaku LGBT ini dilakukan untuk mencari jalan tengah mengenai kasus ini. Seperti buku zikir akhir zaman yang bisa menjadi jalan untuk kita agar lebih merasa tentram dan damai menghadapi persoalan seperti LGBT dan lain sebagainya yang sedang marak terjadi ini.

Selanjutnya, menurut Arteria selama para pelaku tersebut tidak melakukan kekerasan, menggunakan ancaman atau mempublikasikan sesuatu hal berunsur pornografi dan pornoaksi yang berhubungan dengan perilaku sesama jenis mereka, pidana yang diberikan dapat dibatasi.

Berbeda dengan Arteria, Feizal Syahmenan yang merupakan Kuasa Hukum AILA Indonesia memilih untuk bertindak tegas dengan pelaku LGBT. Menurutnya, dalam merancang undang-undang ini pemerintah harus menilik lagi Pancasila dan juga UUD 1945 sebagai jiwa dari bangsa Indonesia.

Menurutnya, pola hidup LGBT sudah jelas-jelas berseberangan dengan jiwa Pancasila maupun UUD 1945. Tidak seperti buku zikir akhir zaman yang bisa jadi berkesesuaian dengan Pancasila sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.

Menurut Feizal, tidak ada salahnya untuk membuat ketentuan perundang-undangan yang melarang perilaku LGBT. Karena itulah, ia menyebutkan bahwa bukan hal yang tepat apabila aturan pidana mengenai LGBT ini rentan overkriminalisasi maupun persekusi.

Feizal juga menambahkan jika norma hukum juga penting untuk dimasukan dalam pertimbangan terkait adanya perilaku LGBT ini karena hal tersebut penting untuk mencegah terjadinya penafsiran yang berbeda-beda antara satu orang dan lainnya.

Menurutnya, hal tersebut akan berbahaya karena setiap orang memiliki aturan yang ia yakini sendiri dan mereka punya hak untuk bersikap sesuai dengan aturan tersebut. Oleh karena itulah, peraturan yang jelas patokannya adalah sesuatu yang wajib dibuat.

Seperti halnya buku zikir akhir zaman yang bisa menjadi patokan untuk umat-Nya, peraturan yang akan dibuat untuk melawan LGBT ini juga sebaiknya dapat menjadi patokan untuk semua orang agar tidak terjadi perbedaan penafsiran mengenai pidana LGBT ini.

Baca artikel kami lainya mengenai : sebelum gelar acara aqiqah cucu jokowi di boyong kerumah sendiri

Sumber: https://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2018/01/30/134288/pdip-ada-7-juta-lgbt-ber-ktp-indonesia.html

ByAdmin

Jelang Pilpres 2019 Ini Dia Manuver Politik PDI Perjuangan

Jelang Pilpres 2019 Ini Dia Manuver Politik PDI Perjuangan

Jelang Pilpres 2019 Ini Dia Manuver Politik PDI Perjuangan

Sorak sorai dan teriakan peserta rapat kerja nasional (rakernas) yang ke 3 partai demokrasi indonesia PDI perjuangan di kota denpasar, bali pada jumat yang lalu membuat bahana betul setelah megawati soekarno putri selaku ketua umum telah menetapkan bahwa joko widodo adalah calon presiden tahun 2019.

Seperti yang sudah ditayangkan pada liputan 6 SCTV di minggu 25 februari 2018 tentang siapa calon pendamping dari joko widodo yang mengatakan bahwa masih dibicarakan.

“Tentang kriteria wakil presiden akan langsung dibicarakan nanti sama seluruh partai pendukung, nanti akan kita bicarakan sejelasnya,” tegas jokowi selaku presiden tahun ini yang ditetapkan sebagai calon presiden tahun 2019.

Salah satu hasil dari rakernas 3 ketua umum dari PDIP langsung menugaskan putranya langsung prananda prabowo dan sekjen dari PDIP segeralah bertemu putra ketua umum dari partai demokrat, susilo bambang yudhoyono.

“Mas prananda sudah ditugaskan langsung oleh ibu mega dan saya untuk menjalankan dialog. Sehingga dari sini kami bisa langsung mencari waktu yang pas tentunya pasca rakerns ini supay lebih mudah dalam mengimplementasikn seluruh keputusan poker88 dari rakernas sendiri dan bisa membuka runag untuk berdialog dengan semua partai pendukung yang lainnya,” jelas sekjen PDIP, hasto kristianto.

Selain PDIP, partai politik pemilik kursi di dewan perwakilan rakyat (DPR) yang langsung mengusung joko widodo sebagai calon presiden 2019 yaitu golkar, nasdem, PPP dan hanura.

Semua partai yang mendukung PDIP siap membuat bapak joko widodo bisa lebih mantap pada saat maju di capres. Semua pengusung nantinya bekerja sama untuk mendapatkan hal terbaik dalam menjalankan pilihan presiden 2019 nanti.

Ketua umum PDIP perjuangan memberikan petuah bagi seluruh kadernya agar selalu mengedepankan demokrasi yang luber jurdil dan selalu membuat pemilihan lebih intensif serta sportif. Semua yang dijalankan dalam pemilu nantinya harus lebih terbuka agar nanti mendapatkan hal terbaik dan hasilnya tidak menimbulkan polemik sendiri selama pemilu berlangsung.

Jangan takut dengan adanya persaingan dalam pemilu sebab itu sudah menjadi sewajarnya selama pemilihan presiden selama ini. Agar nanti bisa mengusung antara partai dengan yang lainnya lebih intensif dalam mensosialisasikan capres 2019.

Pembicaraan tentang siapa wakil presiden yang dipasangkan langsung oleh bapak jokowi nantinya bisa lebih mudah dan dirapatkan secara teliti. Sebab di sinilah yang nantinya bisa membuat partai itu lebih mendukung sepenuhnya. Jika nanti sudah mendapatkan wakil presiden segera untuk ditetapkan dan jangan sampai gonta ganti agar lebih membuat sisi kemantapan dalam pemilihan wakil presiden jauh lebih mudah diatasi. Seluruh masyarakat yang ada di indonesia juga wajib memperhatikan betul dalam proses pemilihan presiden nantinya.

Bagi yang selama ini masih belum tahu tentang pemilihan presiden itu dilaksanakan kapan dan alurnya bagaimana, bisa langsung menanyakan pada yang lebih berpengalaman atau selalu stndby di televisi atau media internet yang selalu update setiap harinya tentang hal ini. Bagi masyarakat yang akan memilih siapa presiden yang pantas, perlu mempertimbangkan bukan hanya dari track recordnya saja namun juga harus dari hati. Calon presiden yang baik juga harus memiliki kriteria dari rakyat, untuk rakyat, oleh rakyat. Sehingga nanti tidak ada lagi yang diragukan untuk segera memilih calon tersebut. Bagi yang butuh adanya dukungan capres dan cawapres jangan sampai tertipu dengan suap. Jika ada yang menyuap bisa langsung dilaporkan saja agar pilkada tidak selalu dinodai oleh kecurangan.

Sumber: http://news.liputan6.com/read/3319986/manuver-politik-pdi-perjuangan-jelang-pilpres-2019

Baca juga artikel kami mengenai awal agustus 2018 pdi perjuangan umumkan cawapres jokowi

ByAdmin

Komisi III Dinilai Kurang Respon Soal Proyek Drainase, Ini Tanggapan Fraksi PDI Perjuangan

Komisi III Dinilai Kurang Respon Soal Proyek Drainase, Ini Tanggapan Fraksi PDI Perjuangan

Komisi III Dinilai Kurang Respon Soal Proyek Dr

Jual u ditch disampaikan oleh salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dari Kabupaten Dumai yang bernama A Tito Gito. A Tito Gito menyatakan bahwasanya dirinya merasa prihatin terkait komisi yang kini sedang berjalan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Komisi yang terkait bermitra dengan Dinas Pelayanan umum dalam rencananya untuk melakukan beberapa langkah yang konkret untuk menangani beberapa masalah yang terjadi.

Beberapa masalah yang cukup besar dan berpengaruh pada harga u ditch adalah masalah mengenai proyek cara dalam menanggulangi bencana alam berupa banjir. Langkah yang saat ini sedang berjalan yaitu adanya pembangunan drainase di beberapa jalan, salah satunya ada proyek drainase pada proyek yang berada di Jalan Jenderal Sudirman serta Jalan lainnya yaitu Pangeran Diponegoro. Namun hal ini justru mendapatkan banyak sekali protes pada kalangan masyarakat.

Tanggapan Fraksi PDI Perjuangan Terkait Harga U Ditch Langkah Komisi DPRD

Harusnya Komisi DPRI Dumai Bisa Mengatasi Masalah Banjir

Ada beberapa masyarakat yang menganggap bahwasanya Komisi III dari DPRD kabupaten Dumai wajib bertindak cepat dalam menyikapi adalah persoalan yang ada dengan serius. Sikap yang serius ini akan menjadikan sebuah sehingga proyek yang angkanya sampai nilai Rp25 Miliar ini dan juga berkaitan dengan jual u ditch bisa terlaksana.

Pemerintah juga wajib untuk melaksanakan program yang telah dipilih ini dengan baik. Bahkan dari segi kualitas juga wajib berada pada jenis kualitas yang terbaik. Langkah yang ada diharapkan mampu mengatasi permasalahan banjir yang kini menjadi momok dalam masyarakat. Pernyataan ini merupakan salah satu pernyataan dari anggota politisi partai PDI perjuangan.

Harusnya Proyek Tidak Di Tinggalkan Begitu Saja

Beberapa tanggapan lain juga muncul dari politisi asal partai PDI perjuangan ini, bahwasanya proyek penanggulangan banjir yang memanfaatkan harga jual u ditch. Proyek yang saat ini memang sudah ada di depan mata adalah pekerjaan yang salah. Jika sudah salah maka kenapa proyek ini mesti dibiarkan untuk berlangsung.

Hal ini memang patut untuk disesalkan. Jika dilihat dari sudut pandang moral yang ada pada lembaga mengenai harga u ditch tentunya dianggap kurang konsekuen. Pada dasarnya memang seorang dewan wajib untuk melampirkan surat ke PU dan juga instansi lain. Hal ini bertujuan agar kesalahan dari rekaan dapat di perbaiki dan bukan malah dibiarkan begitu saja adanya.

Solusi Pemakaian Teknis Dan RAN Tidaklah Sinkron

Penyesalan yang ada dan berkaitan dengan harga u ditch adalah pekerjaan ini ternyata tidak menggunakan pasir uruk serta lantai dalam proses pengerjaannya. Untuk beberapa gambaran mengenai teknis dan juga RAN memang terlihat tidak sinkron. Saluran segmen ternyata tidak terkunci dari dalam dan juga tidak saling mengunci.

Dengan mengetahui kekurangan ini, maka wajib dicari solusi untuk bisa mengatasi setiap kesalahan. Namun tentunya semua membutuhkan riset yang lebih baik lagi.

Jumlah Keuntungan Yang Akan Di Raup

jika ada kerenggangan yang ada harga u ditch dengan angka yang hanya berkisar 4 cm saja. Sedangkan untuk panjang proyek yang besar yang diterima rekaan, maka keuntungan yang akan di dapat adalah 25 Miliar rupiah.

kejadian ini tentunya memang sangan memprihatinkan untuk semuanya mengenai masalah jual u ditch. Kaitannya dengan hal ini maka lembaga dalam rakyat wajib memberikan respon pada seluruh laporan jual u ditch yang masuk.

Sumber : https://riauheadline.com/Politik/Komisi-III-Dinilai-Kurang-Respon-Soal-Proyek-Drainase

PDI Perjuangan Akan Rapat Akbar Bareng Gus Ipul dan Puti, Pesertanya Berjumlah Ribuan Kader

ByAdmin

PDI Perjuangan Akan Rapat Akbar Bareng Gus Ipul dan Puti, Pesertanya Berjumlah Ribuan Kader

PDI Perjuangan Akan Rapat Akbar Bareng Gus Ipul dan Puti, Pesertanya Berjumlah Ribuan Kader

PDI Perjuangan Akan Rapat Akbar Bareng Gus Ipul dan Puti, Pesertanya Berjumlah Ribuan Kader

Partai Demokrasi Indonesia atau PDI Perjuangan akan mengadakan acara Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus), hari ini Sabtu (3/2/2018). Berdasarkan dengan namanya, rapat ini diselenggarakan khusus membahas satu agenda saja. Yaitu konsolidasi pemenangan pasangan yang mereka bawa. Yaitu Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno atau disebut Gus Ipul-Mbak Puti. Direncanakan, tak hanya acara deklarasi, Gus Ipul dan Puti juga akan menyampaikan pidato politik.

Keduanya akan menyampaikan pidato politik pada hadapan 3000 kader PDI Perjuangan se-Jatim. Sekretaris PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno mengatakan Jumat 2 Februari 2018 mengatakan bahwa“Dihadiri sedikitnya tiga ribu pengurus PDI Perjuangan dari seluruh kabupaten/kota dan kecamatan se-Jatim. Tak hanya itu saja, kata Sekretaris PDIP Jatim Untari, semua anggota DPR dari daerah pemilihan Jatim serta DPRD kabupaten/kota se-Jatim dipastikan bisa hadir.

Sekretaris PDIP Jatim juga menegaskan kembali “Semua kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan juga akan hadir. Mereka, keluarga besar partai baik yang membawa amanat legislatif serta eksekutifi. Untari yang juga dikenal menjadi penggerak koperasi Jatim ini juga memaparkan “Mereka juga akan memaparkan gerak lapangan selama ini dan ke depannya di dalam mengamankan kemenangan bagi Gus Ipul serta Mbak Puti pada masing-masing wilayahnya.

PDI Perjuangan bahkan juga mengundang banyak dari para tokoh agama, aktivis perempuan, tokoh masyarakat dan berbagai pihak yang selama ini mengonsolidasikan kekuatan pada Gus Ipul-Puti.

Ditegaskan kembali oleh Untari, bahwa rapat tersebut semakin menegaskan kesolidan PDIP guna memenangkan Gus Ipul-Mbak Puti.

Untari pun juga menambahkan, Gus Ipul-Mbak Puti termasuk representasi religius-nasionalis. Siapa saja yang berkaitan dalam gerakan pemenangan Gus Ipul-Mbak Puti. Dia juga mengajak untuk hantarkan pasangan ini di dalam mewujudkan kepemimpinan prorakyat di Jatim .Pada keduanya memiliki misi di dalam merajut kebangsaan di Jatim, serta kemakmuran masyarakat.

Politisi yang asalnya dari malang ini mengungkapkan “Marilah kita semua mempercayakan pada Gus Ipul dan Mbak Puti di dalam menyusun agenda-agenda pembangunan pro-rakyat yang ada di Jawa Timur, yang makmur dan juga berkemajuan, dalam penataan dan pengelolaan pemerintahan yang baik dan juga bersih anti korupsi.

Sumber Artikel : http://surabaya.tribunnews.com/2018/02/02/pdi-perjuangan-akan-rapat-akbar-bareng-gus-ipul-dan-puti-pesertanya-ribuan-kader

ByAdmin

Politikus PDI Perjuangan: Indonesia Sudah Lama Tak Menggunakan Jasa Lobi Dari Amerika

Politikus PDI Perjuangan: Indonesia Sudah Lama Tak Menggunakan Jasa Lobi Dari Amerika

Charles honoris, politisi PDI perjuangan mengungkapkan apabila pemerintah indonesia sudah lama tidak memakai jasa lobi dari amerika.

Politikus PDI Perjuangan Indonesia Sudah Lama Tak Menggunakan Jasa Lobi Dari Amerika

Setahu saya republik indonesia sudah lama tidak memakai jasa lobbyist di amerika sebab memang tidak ada anggaran di dalamnya. Bahkan RI merupalan satu dari dua negara di ASEAN yang sekarang ini tidak memiliki lobbyist di AS,” ungkap charles ketika dihubungi oleh para wartawan di hari sabtu 7 november 2015.

Seingat dia, terakhir negara indonesia memakai jasa lobbyist sekitar pada tahun 2000 awal dalam rangka menghadapi tuduhan dari pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kasus embargi senjata.

Charles yang merupakan anggota komisi I DPR RI menyatakan hampir seluruh negara di dunia memakai jasa lobbiyst di amerika serikat untuk menuntaskan secara menyeluruh atas kepentingan dari negara itu.

Kata charles misalnya negara thailand lowongan pekerjaan penulis dengan menghabiskan anggaran dana sampai 3 juta dollar AS untuk sistem kontrak selama 6 bulan dengan jenis lobbying firm di kota washington untuk melaksanakan sistem lobby untuk kepentingan di bidang pariwisatanya.

Berita yang pada saat itu menyebut bahwa indonesia memakai jasa lobbyist dan harus mengeluaran dana 80 ribu dollar AS supaya presiden jokowi bisa bertemu presiden barack obama wajib diklarifikasi atas kebenaran yang sesungguhnya.

“Tulisan dari michael buehler itu belum dapat diverifikasi kebenaran yang sesungguhnya. Lagian penggunaan jasa lobbiyst dari amerika itu sebenarnya adalah suatu hal yang legal dan biasa saja,” ungkapnya.

Charles sendiri memastikan bahwasanya kementrian luar negeri dan KBRI di amerika serikat kerja keras dan selalu efektif dalam menyiapkan kunjungan presiden joko widodo ke negara amerika. Hal ini diungkapkan sebab dirinya melihat langsung kerja dan kerja. KBRI dalam hal persiapannya saat melaksanakan kunker ke amerika serikat pada saat waktu lalu.

“Duta besar indonesia untuk ameriak pak soni, kamu melihat sudah berkoordinasi dengan kementrian luar negeri AS dan white houser secara intensif. Bahan kami dari rombongan komisi I DPR sempat diatur dalam pertemuan kepada Kemlu AS serta sempat masih mendiskusikan tentang rencana kunjungungan dari presiden joko widodo,” tegasnya.

Sebelumnya, kabar itu ditulis langsung oleh Dr Michael Buehler seorang akademisi dari australia national university, di halaman http://asiapacific.anu.edu.au dengan judul in the white house lobby.

Sesuai keterangan dari buehler, pemerintah perlu merogoh kocek lagi sebab pertemuan itu difasilitasi oleh pereira internatioanl PTE LTD yaitu konsultan dari negara singapura dan konsultan PR di kota lasa vegas, R&R partners, Inc.

Pihak dari pereira internasioanl sesuai dari kabar buehler, membayarnya sebesar 80 ribu dollar AS kepada perusahaan R&R partners, Inc.

Maka dari itu, pihak pemerintahan indonesia sudah tidak lagi menggunakan jasa lobbyist di amerika serikat supaya tidak banyak anggaran yang keluar. Indonesia yang sudah dianalisi secara matang dan gamblang atas jasa lobbyist yang selama ini dilakukan di AS ternyata hanya biasa saja. Sebaiknya dipakai untuk hal lain yang jauh lebih bermanfaat.

Untuk pemerintah indonesia, meskipun nanti tidak memakai jasa lobby di AS kerja sama yang dijalin antar kedua negara tersebut harus dibina secara intens dan harmonis. Jangan sampai nanti membuat sisi negatif sebab indonesia sendiri yang tidak menggunakan jasa di AS. Semoga bisa dikondisikan dengan baik dan efektif agar tidak ada kesalah pahaman.

Sumber:
http://www.tribunnews.com/nasional/2015/11/07/politikus-pdi-perjuangan-indonesia-sudah-lama-tidak-gunakan-jasa-lobi-di-amerika
https://www.sahabatartikel.com/lowongan-pekerjaan-penulis-artikel/

ByAdmin

Persamaan 2 Kandidat Calon Wakil Bupati Minahasa Perempuan Asal PDI Perjuangan

Persamaan 2 Kandidat Calon Wakil Bupati Minahasa Perempuan Asal PDI Perjuangan

Pemilihan manjakani kanza kepala daerah memang sesuatu yang sering menjadi polemik tersendiri bagi beberapa kalangan. Pemilihan umum bupati Minahasa kini sedang banyak menjadi buah bibir masyarakat manjakani kanza. Pasalnya ada dua calon manjakani kanza yang diusung oleh PDI Perjuangan untuk menjadi wakil bupati Minahasa yang keduanya adalah perempuan. Dua Srikandi Minahasa, panggilan untuk kedua wanita calon wakitl bupati Minahasa, kini sedang menanti sebuah harapan mengenai pencalonan yang diusung oleh PDI (Partai Demokrasi Indonesia) Perjuangan untuk bertarung dalam Plikada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Minahasa pada tahun 2018. Kedua wanita tersebut telah melakukan pendaftaran sebagai wakil bupati Minahasa. Pendaftaran tersebut mereka lakukan melalui proses yang mereka lalu di DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara. Kedua wanita tersebut juga bahkan sudah memenuhi panggilan manjakani kanza yang dilakukan oleh DPP PDI Perjuangan yang dimaksudkan agar mereka dapat mengikuti serangkaian fit and proper test.

Persamaan 2 Kandidat Calon Wakil Bupati Minahasa Perempuan Asal PDI Perjuangan

Setelah melalui berbagai prosesi yang harus dilewati untuk mendaftar manjakani kanza sebagai calon wakitl bupati Minahasa ini, sekarang kedua wanita tersebut juga sedang menunggu pernyataan bahwa mereka telah mendapatkan kepercayaan yang diberikan oleh DPP PDI Perjuangan terkait perihal apakah mereka dapat terpilih sebagai salah satu calon wakil bupati Minahasa yang dapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku di DPP PDI Perjuangan. Kedua wanita manjakani kanza tersebut bernama Nofita Rewah dan juga Jeanny Mumek. Kedua wanita tersebut sekarang masih memiliki jabatan di daerah mereka masing-masing. Satu wanita saat ini masih menjabat sebagai salah satu anggota DRPD dari Kabupaten Minahasa. dan yang satunya lagi merupakan anggota DPRD Sulawesi Utara. Kedua wanita manjakani kanza tersebut juga berasal dari kota yang berbeda, ada yang dari Kecamatan Langowan dan yang satunya lagi berasal dari Kecamatan Remboken.

Mereka juga pada awalnya berasal dari partai yang berbeda. Jeanny Mumek merupakan kader yang memang datang dari PDI Perjuangan dan Nofita Rewah bukan berasal dari PDI Perjuangan. Rewah merupakan kader Golkar, meskipun begitu kemungkinan besar ia akan banting setir dan pindah ke PDI Perjuangan. Tentunya Mumeka akan lebih diuntungkan dalam hal ini karena ia berasal dari PDI Perjuangan. Sebagai salah satu kader PDI Perjuangan, tentunya Mumek akan lebih diutamakan daripada Rewah. Meski begitu, Rewah masih memiliki harapan untuk berhasil dalam menjadi calon wakil bupati wanita manjakani kanza Minahasa. Mereka sangat berharap agar bisa menjadi yang terpilih oleh DPP. Tujuan mereka mencalonkan diri sebagai wakil bupati Minahasa adalah untuk memajukan Minahasa dan membuatnya menjadi lebih baik lagi. Mumek mengatakan bahwa mereka semua yang mencalonkan diri sebagai wakil bupati Minahasa sedang menunggu keputusan terakhir dari DPP.

Ia pun menganggap bahwa dirinya yang memang sebagai kader dari PDI Perjuangan harus ikut mengamankan dan tetap mendukung apapun keputusan yang diberikan. Mumek juga menjelaskan bahwa keputusan yang diberikan oleh partai adalah sebuah amanah yang harus didukung. Mumek juga merasa sangat bangga bisa menjadi salah satu bakal calon wakil bupati perempuan manjakani kanza di kabupaten Minahasa. Mumek mengatakan bahwa perwakilan dari setiap gender di Minahasa ini sangat kurang. Ketika ia diundang dalam sosialisasi, ia merasa sangat bangga karena ia adalah salah satu wanita yang beruntung dapat mengikuti seleksi bakal calon wakil bupati di Minahasa. Ia juga merasa jika wanita juga perlu ikut dalam membangun Minahasa. Dengan adanya wanita manjakani kanza dan pria yang membangun Minahasa secara bersama-sama dalam berbagai aspek, maka menurutnya hal ini akan membawa dampak yang lebih baik lagi.

Sumber: http://manado.tribunnews.com/2017/12/05/ini-persamaan-kandidat-perempuan-calon-wakil-bupati-minahasa-dari-pdi-perjuangan

ByAdmin

Di Era Digital PDI Perjuangan Tak Mau Ketinggalan Jaman, PDI Gelar Pelatihan Tim Siber

Di Era Digital PDI Perjuangan Tak Mau Ketinggalan Jaman, PDI Gelar Pelatihan Tim Siber

Di Era Digital PDI Perjuangan Tak Mau Ketinggalan Jaman, PDI Gelar Pelatihan Tim Siber

Perkembangan dunia digital tidak hanya dimanfaatkan dalam dunia bisnis untuk meraih sukses.
Sejumlah partai politik kini mulai sadar dan memanfaatkannya untuk meraih sukses di ajang politik.
Hal ini juga ikut dilakukan PDI Perjuangan Sumatera Utara.  Puluhan kader PDI Perjuangan Sumatera Utara melakukan pelatihan pemanfaatan teknologi digital atau yang biasa disebut dengan siber Belajar Internet Marketing di Four Point Hotel Jalan Gatot Subroto, Medan, pada hari Selasa (14/11/2017).

Pelatihan teknologi digital atau siber ini diberikan kepada para kader untuk meningkatkan efektivitas mesin partai dalam menghadapi Pilkada serentak di Sumut tahun 2018 mendatang. Mereka diajarkan bagaimana cara memanfaatkan media sosial. Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan yaitu Japorman Saragih bahwasannya “Siber memang sangatlah diperlukan guna menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui medsos atau media sosial secara cepat dan akurat”.

Ketua DPD PDI Perjuangan sadar bahwa saat ini merupakan era generasi millenial. Oleh karena itu, kader diharuskan untuk menguasai perkembangan teknologi informasi sehingga bisa membantu partai dalam meraih kesuksesan Blog Bisnis Online. “Banyak pemenang Pilkada, baik di luar negeri ataupun dalam negeri, benar-benar mengusai siber. Begitu pula sebaliknya, kekalahan pada saat Pilkada juga disebabkan siber yang melakukan black campaign terhadap wali kota, calon bupati, calon gubernur hingga calon presiden,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Soetarto mengatakan bahwa pelatihan tim siber ini terselenggara atas kerja sama dengan pihak Yayasan Friedrich Nauman STIFTUNG. Pelatihan siber ini diikuti oleh kader asal 33 DPC PDI Perjuangan se-Sumatera Utara.  Dalam melakukan pelatihan siber ini setiap DPC mengirimkan satu perwakilan Artikel Inspiratif.

Seorang anggota parpol atau partai politik saat ini tidak hanya dituntuk untuk mempunyai jiwa kepemimpinan serta keahlian dalam berkomunikasi kepada masyarakat secara langsung. Namun, internet dan media sosial sudah menjadi salah satu media atau alat komunikasi utama yang ada ditengah-tengah masyarakat.  Sehingga seorang politisi harus mempunyai keahlian digital yang cukup dan tidak gaptek. Tidak hanya itu, dalam melakukan komunikasi dengan para konstituen medsos kerap dijadikan lahan pembentukan pendapat di masa-masa pertarungan politik. Menyadari akan pentingnya keberadaan media sosial saat ini bagi para partai politik, tak heran jika PDI Perjuangan juga tak mau ketinggalan jaman.

Terlebih dalam pertaruangan antar parpol peran siber sangat signifikan.
Kemenangan partai dalam pertarungan di jejaring sosial atau dunia maya biasanya akan selalu merefleksikan hasil di pemilihan umum sesungguhnya. Di pelatihan siber ini setiap kader dilatih supaya bisa menggunakan berbagai aplikasi penunjang yang bisa membantu mereka agar lbih efektif dan efisien. Sebagai seorang siber opinion leader, tak lupa setiap peserta juga diajarkan bagaimana menghasilkan konten-konten yang berpotensi dan menjadi viral. Selain belajar dengan beragam teori serta strategi, setiap peserta juga langsung melakukan simulasi-simulasi seperti simulasi trending topik.

Dengan menggunakan teknik-teknik yang telah diajarkan sebelumnya, setiap peserta pelatihan berusaha untuk mengangkat suata tema tertentu supaya bisa dijadikan trending topik. Di akhir sesi, setiap peserta dibagi menjadi dua bagian. Kedua kelompok benar-benar seperti ada dalam perlombaan yang mengangkat isu dunia maya melalui media sosial yaitu twitter maxmanroe.com “Pelatihan ini akan dilaksanakan selama dua hari sampai dengan hari Rabu (15/11/2017) nanti,” pungkas Soetarto”.

Setelah mengikuti pelatihan siber, diharapkan setiap kader partai bisa membentuk pasukan siber yang benar-benar solid. Sumber berita http://medan.tribunnews.com/2017/11/14/tak-mau-tergilas-di-era-digital-pdi-perjuangan-gelar-pelatihan-tim-siber

ByAdmin

Generasi Z Terabaikan Oleh Website Parpol Dan Juga Stakeholder Pada Pemilu Di Indonesia

Generasi Z Terabaikan Oleh Website Hosting Terbaik Parpol Dan Juga Stakeholder Pada Pemilu Di Indonesia

Generasi Z Terabaikan Oleh Parpol Dan Juga Stak

Pemahaman kebanyakan hosting terbaik stakeholder pada sebuah pemilu serta partai politik dalam proses pengelolaan pesan ataupun kanal komunikasi politik yang tepat pada generasi Z. Generasi anak-anak yang lahir dengan rentang waktu pada tahun 1993 sampai 2011, ternyata masih belum dilakukan secara tepat. Kuatnya dominasi generasi X pada tingkat pengambil keputusan dari stakeholder pemilu menjadi salah satu faktor yang menyebabkannya.

Termasuk juga pengaruh dari patronase pada parpol ataupun kondisi internal parpol yang sering mengalami pergantian pengurus. Hal ini yang menjadi sebuah kesimpulan survei digital mengenai aset komunikasi politik pada stakeholder pemilu yang ada di Indonesia dan dilakukan oleh mahasiswa Komunikasi Politik Universitas Bakrie yang penyelenggaraannya pada 27 Oktober sampai dengan 19 November 2017.

Aset digital sebagai sasaran dalam survei ini merupakan laman dengan hosting terbaik. Semua kanal pada sosial media yang dipunyai stakeholder pemilu yang ada di Indonesia, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), serta para partai peserta pemilu pada tahun 2014, dan juga para calon peserta pemilu nanti pada 2019

Dari hasil survei yang dilakukan mahasiswa Universitas Bakrie telah ditemukan beberapa fakta yang menyatakan bahwa mayoritas lembaga dari penyelenggara, pengawas, serta pengadil Pemilu sudah mempunyai aset digital lengkap. Tapi tidak semuanya dikelola secara maksimal. Informasi yang diunggah lewat aset digital tersebut hanya sebatas informasi, bahkan cenderung sermonial. Bentuk informasi juga belum dikemas dengan menarik yang mana pada tahap selanjutnya akan memancing sebuah percakapan.

Rangkaian Fakta Menariik
Partai Hanura dan Partai Mapan Lainnya Tengah Mengalami Permasalahan
Partai Hanura tengah mengalami persoalan mengenai pengelolaan aset digital yang diakibatkan oleh pergantian kepengurusan. Walaupun demikian, partai mapan lain diantaranya adalah Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai PAN pun mengalami permasalahan mengenai pengelolaan dari beberapa aset digital yang dimiliki lebih cenderung statis.

Kebanyakan Lembaga Mengandalkan Platform Media Sosial
Algooth juga mengatakan bahwa seluruh lembaga penyelenggara, lembaga pengawas dan lembaga pengadil Pemilu atau mayoritas partai dengan basis nasionalis pada kenyataannya juga tengah mengandalkan platform akun media sosial seperti akun Twitter dan juga Facebook yang sudah mulai ditinggalkan oleh generasi Z.

Partai PDI Perjuangan Pemenang Pemilu 2014
Fakta lain yang sudah ditemukan adalah Partai PDI Perjuangan merupakan partai pemenang pada pemilu 2014. Hal yang cukup mengejutkan bahwa belum memahami mengenai posisi strategis sosial media untuk bahan mesin komunikasi politik terutama generasi Z. Namun sebaliknya, elite politik tengah meyakini bahwa televisi serta radio adalah alat komunikasi yang lebih efektif dibanding lainnya.

Partai Gerindra Dan PKS Lebih Fokus
Partai Gerindra serta PKS adalah dua partai yang fokus serta konsisten untuk mengembangkan sistem dalam pengelolaan aset digital. Namun sementara partai Islam-tradisional layaknya Partai PKB dan Partai PPP saat ini mulai menyadari tentang pentingnya digital aset untuk alat komunikasi politik bagi mereka.

PPP dengan adanya keadaan yang didera oleh persoalan kepengurusan serta citra dari sebuah partai tua cukup mengejutkan bahkan menjadi satu-satunya partai yang membuat aplikasi dengan basis android yang bisa diunduh oleh semua pemilihnya, Perindo Sebagai Partai Baru Dengan Modal Kepemilikan Media Survei yang ada ini juga menemukan mengenai fakta bahwa, Perindo merupakan partai baru yang memiliki modal kepemilikan media yang sangat beragam, bahkan hal ini tidak mempunyai konsep yang cukup jelas untuk pengelolaan aset digital mereka. Mayoritas konten yang dimuat merupakan seremonial dari partai serta ketua umum.

Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2017/11/29/parpol-dan-stakeholder-pemilu-di-indonesia-masih-abaikan-generasi-z

ByAdmin

PDI Perjuangan Pertanyakan Sikap Wapres yang Potong Anggaran untuk Asian Games

PDI Perjuangan Pertanyakan Sikap Wapres yang Potong Anggaran untuk Asian Games

PDI Perjuangan Pertanyakan Sikap Wapres yang Potong Anggaran untuk Asian Games

Salah satu politikus dari PDI P mengkritik tajam tentang penyelenggaran Asia Games 2018 mendatang. Politikus tersebut adalah Wakil Ketua Komisi X, Utut Adianto yang memberikan perhatian penuh terhadap anggaran yang akan dikeluarkan panitia untuk Asian Games 2018 mendatang. berita game paling banyak menyoroti tentang anggaran yang justru dipangkas untuk pagelaran yang cukup besar ini. Awalnya panitia penyelenggara membuat anggaran untuk Asian Games dianggarkan dengan biaya hingga Rp 8.6 triliun. Tetapi saat ini, anggaran tersebut justru di potong oleh wakil Presiden Jusuf Kalla. Tak tanggung-tanggung biaya yang dipangkas hingga setengah dari anggaran utama yang dianggarkan awalnya.

Komentar pedas diluncurkan oleh Utut berita game pada saat berada di ruang rapat Komisi X. Bertepatan di gedung DPR RI ia mempertanyakan tentang dasar dan alasan apa yang membuat Wakil Presiden Jusuf Kalla memangkas begitu besar anggaran untuk ajang olahraga se Asia tersebut.

Ia mengungkapkan “atas dasar Pak Wapres main potong-potong seperti itu? Kalau benar jadi potong berarti ada dua kemungkinan. Satu Pak Erick asal-asalan atau kemungkinan kedua Pak JK yang justru asal-asalan” ungkap Utut
Kekesalan tersebut ia sampaikan pada saat menghadiri ruang rapat berita game di gedung DPR RI. Saat RPDU dengan Inasgoc atau panitia penyelenggara ia berani mengungkapkan secara blak-blakan tentang kemungkinan Wakil Presiden JK yang mengambil keputusan jika memang ingin memangkas habis biaya untuk Asian Games.
Politikus PDI Perjuangan itu juga menambahkan jika pemotongan untuk anggaran Asian Games itu sah-sah saja. Asalkan pemotongan anggaran tidak berbuntut atau berdampak buruk pada ajang penyelenggaraan Asian Games 2018. Ia mengkhawatirkan kemungkinan terburuk dengan biaya yang terbatas dimana jika biaya begitu dipangkas akan membuat ajang olahraga ini menjadi tidak maksimal.

berita game Politikus dari PDI Perjuangan tersebut juga menambahkan jika anggaran untuk Asian Games memang sangat normal jika mahal. Untuk bisa menyelenggarakan Asian Games memang akan menghabiskan biaya yang cukup tinggi apalagi menjadi tuang rumah yang menggelar ajang besar tersebut. Ia juga menambahkan jika penyelenggaran Asian Games yang mahal ini memang sangat wajar. Oleh karena itulah negara Vietnam yang tadinya mengajukan diri menjadi tuan rumah kemudian langsung mengundurkan diri menjadi tuan rumah mengingat begitu besarnya biaya yang memang harus dipersiapkan dan dikeluarkan oleh negara berita game yang ingin menyelenggarakan Asian Games.

Politikus PDI Perjuangan ini juga menambahkan jika sebenarnya untuk mengatur anggaran penyelenggaran Asian Games ini bukan hal yang sulit. Biaya atau dana yang digunakan untuk menyelenggarakan ajang sebesar ini bahkan tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan anggaran belanja APBN.

Dari sisi lain pemerintah memang mencanangkan untuk memangkas biaya yang digunakan untuk Asian Games. Sekretaris Wakil Presiden mengungkapkan jika rencananya biaya yang akan disediakan adalah sekitar Rp 4 triliun hingga Rp 4,5 triliun. Ia juga menegaskan jika hal ini belum lah keputusan final.

Pemangkasan hingga setengah anggaran tersebut kemudian menjadi satu perdebatan yang masih dilakukan oleh pihak DPR dan juga pemerintah saat ini. JK meminta untuk meninjau ulang tentang besaran biaya hingga Rp 8 triliun. Ia berharap supaya biaya ini tidak menjadi ajang pemborosan untuk Indonesia.

Sebagai penutup Utut juga menambahkan “Tujuan utama dari penyelenggaraan Asian Games di negara Kita adalah untuk bisa menunjukkan keberhasilan kita,” Ungkapnya dan tetap meminta pemerintah juga bisa mengkaji ulang keputusan pemotongan biaya tersebut.

Sumber: http://www.tribunnews.com/sport/2017/03/27/politikus-pdi-perjuangan-pertanyakan-sikap-wapres-potong-anggaran-asian-games-2018